PRETEST : Apa yang Anda ketahui mengenai COBIT (Control Ojective for Information and Related Technology)?
1. pengertian COBIT
COBIT (Control Objectives
for Information and Related Technology) merupakan sekumpulan dokumentasi dan
panduan yang mengarahkan pada IT governance yang dapat membantu auditor,
manajemen, dan pengguna (user) untuk menjembatani pemisah antara resiko bisnis,
kebutuhan kontrol, dan permasalahan-permasalahan teknis. COBIT dikembangkan
oleh IT governance Institute (ITGI) yang merupakan bagian dari Information
Systems Audit and Control Association (ISACA)
Menurut Campbell COBIT
merupakan suatu cara untuk menerapkan IT governance. COBIT berupa kerangka
kerja yang harus digunakan oleh suatu organisasi bersamaan dengan sumber daya
lainnya untuk membentuk suatu standar yang umum berupa panduan pada lingkungan
yang lebih spesifik. Secara terstruktur, COBIT terdiri dari seperangkat contol
objectives untuk bidang teknologi indormasi, dirancang untuk memungkinkan
tahapan bagi audit.
Menurut IT Governance
Institute Control Objectives for Information and related Technology (COBIT,
saat ini edisi ke-4) adalah sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT
governance yang dapat membantu auditor, manajemen and pengguna ( user ) untuk
menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan kontrol dan
permasalahan-permasalahan teknis.
2.sejarah dan perkembangan
COBIT muncul pertama kali
pada tahun 1996 yaitu COBIT versi 1 yang menekankan pada bidang audit, COBIT
versi 2 pada tahun 1998 yang
menekankan pada tahap
kontrol, COBIT versi 3 pada tahun 2000 yang berorientasi kepada manajemen, dan
COBIT versi 4 yang lebih mengarah kepada IT governance. COBIT terdiri dari 4
domain, yaitu:
Planning & Organization
Acquisition &
Implementation
Delivery & Support
Monitoring & Evalution
3. Kerangka kerja COBIT
Menurut Campbell dalam
hirarki COBIT terdapat 4 domain COBIT yang terbagi menjadi 34 proses dan 318
control objectives, serta 1547 control practitices. Dalam setiap domain dan
proses di dalamnya tersedia pula panduan manajemen, panduan audit, dan
ringkasan bagi pihak eksekutif
Adapun kerangka kerja COBIT
secara keseluruhan terdiri atas arahan sebagai berikut:
Control Obejctives: terdiri
atas 4 tujuan pengendalian tingkat tinggi yang tercermin dalam 4 domain.
Audit guidelines: berisi 318
tujuan pengendalian bersifat rinci
Management guidelinesL
berisi arahan, baik secara umum dan spesifik mengenai hal-hal yang menyangkut
kebutuhan manajemen. Secara garis besar dapat memberikan jawaban mengenai:
Apa saja indikator untuk
mencapai hasil kinerja yang baik?
Faktor apa saja yang harus
diperhatikan untuk mencapai sukses?
Apa resiko yang mungkin
muncul bila tidak mencapai sasaran?
Disamping itu, dalam
kerangka kerja COBIT juga memasukkan bagian-bagian seperti :
Maturity models: untuk
menilai tahap maturity IT dalam skala 0-5
Critical Success Factors
(CSFs): arahan implementasi bagi manajemen dalam melakukan pengendalian atas
proses IT.
Key Goal Indicatirs (KGIs):
berisi mengenai arahan kinerja proses-proses IT sehubungan dengan kebutuhan
bisnis.
Key Performance Indicators
(KPIs): kinerja proses-proses IT sehubungan dengan sasaran/tujuan proses
(process goals).